Thursday, October 21, 2010

please stand up


salam kawan-kawan..


Hari ini sepatutnya SHARIFAH NURUL FARHANA bercuti dan boleh bangun lewat tapi arini ada kelas ganti pulak..oleh itu dengan semangat yang TINGGI dan menjulang-julang saripah pun pegi la bersiap ke kelas..(nada tak bleh blah padahal...)haha..

Sesampai ke kelas yang seramai 169 pelajar nursing pun berkumpul..mula belajar..hari nie kami blaja tajuk "EPILEPSY" iaitu biasa orang cakap sawan..tau sawan?..mesti dapat bayang orang tu tetiba kejang n then kuar buih2 kat mulut kan?..best bila dah tau tentang sawan nie..sebenar nyer kite yang terbiasa dengan stress pun boleh menjadi faktor penggalak kena sawan nie tau..haa pandai-pandai la tangani stress anda dengan bijak..kawal emosi,kawal tingkah laku dan yang penting senyum dan BERSABARLAH..kan?..hehe tak perlu marah2 dan salahkan orang lain dengan masalah yang kite hadapi..haa tul x?..kalau tak anda berisiko untuk dapat sawan..haa nak ke?..hehe ecece macam pakar psikologi pulak..




Ok, cakap pasal motivasi..tadi tengah2 kelas pengarah jabatan kami atau bonda kami datang tengok cara kiteorang belajar dalam kelas n then kasi sedikit nasihat yang membuatkan aku kagum dengan semangat bonda..bonda walau dah lebih 35 tahun dalam dunia nursing nie dan dah masak sangat dengan pelajar-pelajar..yang membuat aku sangat kagum walaupun bonda dah bertongkat dia sanggup sama-sama mendidik anak-anak dia yang baru setaun jagung dalam dunia kejururawatan nie..kata bonda "WHEN YOU CHANGE YOURSELF,YOU MUST CHANGE EVERYTHING"..berubahlah dan buka mata dengan dunia sekarang yang semakin mencabar dan banyak persaingan..berubahlah supaya tidak leka dengan dunia sekarang yang banyak sangat godaan..apa lagi saya sebagai seorang pelajar..berubahlah sharifah nurul farhana..banyakkan bekalan kamu sebelum kamu menempuh alam yang di luar sana...


Kata bonda lagi.."HIDUP NI KALAU HANYA SEORANG,KITA TAK BOLEH BUAT APA PUN,SO,KITA KENA BEKERJASAMA"..betul kata bonda..janganlah kite seronok melihat kawan-kawan kite gagal sedangkan hanya kite seorang yang cemerlang..lagi seronok kalau kite semua sama-sama berjaya kan?...pulak-pulak dalam dunia nursing..kalau dalam wad hanya seorang nurse nak urus semua pesakit..aku konpem nurse tu mesti giler..hehe..haa sebab tu la kite kena bekerjasama barulah rasa kemanisan bekerja tu..jangan pentingkan diri kite sendiri jer..tak kemana pun kalau orang yang macam tu..tinggi mana pun kite ingatlah kite bermula dari BAWAH..ingat tu sharifah..ye bonda,saya akan ingat sampai mati..
Kagum dengan semangat bonda dan semua lecturer2 yang mengajar..tak lama lagi saya akan melangkah ke tahun akhir..semoga saya semakin serius untuk belajar..jangan main-main lagi..hehe

p/s : tak lama lagi nak turun posting dah..dengar2 aku dapat HOSPITAL TENGKU AMPUAN AFZAN,KUANTAN lagi..heee best2..walaupun penat tapi aku lebih banyak belajar..cabaran tuh..chaiyok2!!






mensantekkan blog along

salam..

Arini keje nyer lepas balik kelas on9 tetiba along mesej kat facebook...

Along : Na, deepavali nie balik tak?
Aku : Balik3..orang dpt praktikal kat kuantan lagi..konpem balik..jom3 nak g bercuti ke?
Along : Tak de ler...sume nak balik umah mak deepavali nie..
Aku : Okeh tadehal..bereh..
Along : Fuh penat buat 2 biji kek arini..untuk birthday ecah..
Aku : Waaaa nak makan kek..buat kek ape?(cakap dengan mata bulat n penuh excited..haha bab mkn no.1)
Along : Buat kek blueberry kek..ala2 macam secret recipe..lawo kek along..
Aku : Canggih ar..leh blaja nie..
Along : Ok t along masukkan dlm blog..nak tgk ada gaya macam secret recipe tak..haha
Aku : Okeh..eh long nak mensantekkan blog tak?
Along : Bleh3..


Ok bermulalah aku mensantekkan blog along..mula2 buat background sudu ngan garfu..along tak nak..kate nyer tak lawo..pastu aku buat la munga2 mintak2 dia suke..hohhoho

Ciap ada lagu anuar zain lagi.."ketulusan hati"..aku tau along leh jadi gile bila dengar lagu anuar zain..sampai dia leh burn CD sume lagu anuar zain..adehh terpaksa la layan kalau naik keta ngan dia..haha...

Kalau nak jengok blog akak aku yang comel n penuh ngan makanan nyum3...konpem leh kenyang..hehe klik sini


Wednesday, October 20, 2010

"saya bangga dengan ABAH saya"

salam kawan-kawan...


"saya bangga dengan ABAH saya"

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri,yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya...Akan sering merasa rindu sekali dengan ibunya..Lalu bagaimana dengan AYAH?

Mungkin kerana ibu lebih sering menelefon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata ayah-lah yang mengingatkan ibu untuk menelefonmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sekembalinya ayah dr bekerja dan dengan wajah lelah ayah selalu menanyakan pada ibu tentang khabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil.Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik basikal .Dan setelah ayah mengganggapmu sudah boleh menunggangnya, ayah akan melepaskan roda bantu di basikalmu .Kemudian Ibu bilang : "Jangan dulu ayahnya, jangan ditanggalkan dulu roda bantunya", itu kerana ibu takut puteri manisnya akan terjatuh lalu terluka....

Tapi sedarkah dikau?Bahwa ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh basikal dengan seksama kerana dia tahu puteri kecilnya PASTI mampu melakukannya.

Pada saat kamu menangis merengek meminta alat permainan yang baru, ibu menatapmu hiba.Tetapi ayah akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang" Tahukah kamu, ayah melakukan itu kerana ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi.

Saat kamu ditimpa sakit , ayah lah yang terlalu khawatir sampai kekadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di beritahu! kamu jangan minum air sejuk!".Berbeza dengan ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.Ketahuilah, saat itu ayah benar-benar mengkhuatirkan keadaanmu..

Ketika kamu sudah beranjak muda remaja..Kamu mulai menuntut pada ayah untuk mendapat keizinan keluar malam, dan ayah bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".Tahukah kamu, bahwa ayah melakukan itu untuk menjagamu?Kerana bagi ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..Setelah itu kamu marah pada ayah, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...

Dan yang datang mengetok pintu dan memujukmu agar tidak marah adalah ayah.Tahukah kamu,bahwa saat itu ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang teman lelaki mulai sering menelefonmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu,ayah akan memasang wajah paling cool sedunia.... :') ayah sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang berbuall berdua di ruang tamu..Sedarkah kamu, kalau hati ayah merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.Maka yang dilakukan ayah adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khuatirdan bimbang.Dan setelah perasaan khuatir itu berlarut - larut.Ketika melihat puteri kecilnya pulang larut malam hati ayah akan mengeras dan memarahimu..Sedarkah kamu, bahwa ini kerana hal yang di sangat ditakuti ayah akan segera datang? "Bahwa puteri kecilnya akan segera pergi meninggalkannya"

Setelah lulus SPM, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Doktor atau Engineer. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan ayah itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti.Tapi ayah tetap tersenyum dan menyokongmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan ayah.

Ketika kamu menjadi gadis dewasa.Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain.ayah harus melepaskanmu di bandar.Tahukah kamu bahwa badan ayah terasa kaku untuk memelukmu? Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasihat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati.Padahal ayah ingin sekali menangis seperti ibu dan memelukmu erat-erat.Yang ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu kesempitan wang untuk membiayai perbelanjaan semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah ayah. Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya boleh merasa sama dengan teman-temannya yang lain.Ketika permintaanmu bukan lagi sekadar meminta alat mainan yang baru, dan ayah tahu ia tidak mampu memberikan apa yang kamu inginkan...

Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : "Tidak.... Tidak boleh!" Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti ayah belikan untukmu".Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu berjaya sebagai seorang sarjana. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "puteri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang" Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada ayah untuk mengambilmu darinya.Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..Kerana Ayah tahu.....Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya....

Saat ayah melihatmu duduk di kerusi pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya mampu menggantikannya, Ayah pun tersenyum bahagia..Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu ayah pergi kebelakang pentas pelaminan sebentar, dan menangis? Ayah menangis karena ayah sangat berbahagia, kemudian ayah berdoa....Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....Puteri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita solehah yang cantik....Bahagiakanlah dia bersama suaminya...rahmatilah kehidupan mereka Ya Allah"

Setelah itu Ayah hanya mampu menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....Ayah telah menyelesaikan tugasnya....Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu.Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU MAMPU" dalam segala hal..

__________________________________________


Baca artikel nie teringat saya kat abah..lama dah tak manja-manja ngan abah..hehe walaupun dah besar perangai kalau aku ngan abah tak penah berubah..hehe balik jer mesti muka aku abah selalu panggil suruh urut kaki,kepala,belakang..pandai ke aku mengurut...ntah..aku picit2 jer..sambil tu aku buat pemeriksaan fizikal kat abah..mici kan..mesti dah pandai periksa pesakit..aku tengok bengkak ke kaki abah,tengok banyak varicose vein kat kaki abah, tanya camne ngan sakit kencing manis abah,pemakanan abah,kencing,buang air besar..sume aku nak tanya..pastu abah pun ngadu kalau ada sakit mana2..memang nurse suke "busy body"..sume nyer nak tau..hihi yelah nak pastikan abah tersayang sihat..=)

Abah, walaupun dah umur peringkat "warga emas" aku syukur sangat sebab masih sihat dan ensem seperti umur baru 50 lebih..semoga abah sihat dan sentiasa tersenyum macam kat bawah nie..hehe



abah ensem..hehek



aku yang nakal..huhu cite2 kecik2 dulu nak jadi polis..abah kata "boleh"..
tapi tetiba dah besar terjadi nurse pulak..hehe abah sambil tergelak pun kata "abah yakin anak abah mampu jadi nurse"..kata aku dengan muka yang tak brapa yakin "ya abah, ana mampu lakukan..yang TERBAIK!!"..
dan tengok sekarang saya dah mula jatuh cinta ngan kerjaya saya..wink3=)
betullah kata-kata seorang abah..hehe





"Ana sayang abah"

Tuesday, October 19, 2010

presentation

salam kawan..


Arini macam biasa pegi kelas..tanpa disangka-sangka kena present..tanpa persediaan yang cukup dan terkejut present je la..dari hilang 5 markah kan...hehe


Bell's Palsy adalah tajuk kiteorang..seronok kes nie tau..sebab kite akan keliru dengan penyakit stroke..sebab rupa pesakit nya sama..iaitu patient akan jadi muka senget,mulut jatuh,macam2 lagi disebabkan kelumpuhan pada saraf kranial ke-7 iaitu saraf facial..







Lepas pembentangan yang agak ok...dan harap kawan-kawan sume faham tentang penyakit nie...dan setelah ditibai dengan soklan-soklan yang membuatkan kami sesak nafas....hehe memang sesak nafas sebab kawan-kawan kami hebat-hebat..memang best time presentation tadi..dan puan kata pun bagus cuma kena perbaiki sikit ada point2 yang keliru..ok kiteorang akan baiki...huhu lega..memang biasa tiap-tiap sem begitulah..aku konpem akan rindu nak buat presentation..rasa puas dapat bagi ilmu kat kawan-kawan...


Sebab tu la cita-cita saya nak jadi lecturer satu hari nanti..so, kena lebih bersedia dan kaya dengan ilmu-ilmu dan pengalaman...chaiyok2 saripah!!


"biar miskin harta benda, jangan miskin dengan ilmu"


p/s : hehe jangan emosi yer kawan-kawan pasal tadi..biasalah kita sama-sama belajar..sama-sama nak tegakkan pandangan masing-masing..itulah baru belajar dan sama-sama kongsi ilmu..kite akan lebih ingat..thanks jugak kat puan sebab last2 kasi jawapan..hehe ya, anak-anak puan nak jadi prof sebenar nyer..pasal tu cepat sgt pikir jauh2 sgt.. =)

aku hanyalah seorang student,


Monday, October 18, 2010

selesema

salam sume..


Sejak dua,tiga,empat hari nie selsema nie memang merimaskan aku..hohoho
Hehe asyik terbersin...aaaachemmm....aaaachemmm...bangun pagi pas mandi sejuk cikit mula la hidung nie berair jep..huhu kalau selsema time waktu panas lagi la tak larat..sakit kepala je rasa..huh sabar-sabar...cikit jer selsema nie..makan ubat yer cik hanna.. =)



....Petua Elak Selsema...

Petua bagi mengelakkan daripada terkena selesema adalah dengan mandi air suam di waktu petang. Kemudian amalkan minum air halia seminggu sekali. Manakala kalau sudah dijangkiti selesema, di antara petua untuk menyembuhnya adalah:
  • Ambil sebuku halia yang telah dibersihkan. Hidu baunya.
  • Ambil secawan air didihan beras (waktu mendidih). Biarkan suam barulah diminum. Amalkan selalu sehingga rasa gatal atau kering tekak itu sembuh.
  • Letakkan sedikit kapur sirih, dua titik minyak kayu putih di atas sehiris limau. Panggang dan perah airnya. Kemudian minum sekali sehari.
  • Selesema pada musim hujan atau panas terik boleh diubati dengan cara membasahkan ubun-ubun kepala. Ulangi beberapa kali.
InsyaAllah aku amalkan..thanks tuk yang kc tips nie... =)





Sunday, October 17, 2010

terbang ke awan..


Salam buat pelangi, bulan dan matahari...hehe

Saya nak terbang ke AWAN boleh?


Nak main kejar-kejar ke kat awan..hmm tak pun nak main kat pelangi..mesti best sangat kan..


Pastu saya nak pergi istana kayangan..haa mesti cantik sesangat kat sana kan??..


Hari-hari bila saya tengok langit..luasnya...cantik nyer awan-awan berkepul-kepul..


Kalaulah awan tu boleh saya capai...saya nak buat BANTAL PELUK..


Bila waktu saya tengok awan yang gelap tu saya takut..tapi bila ada bulan..cahaya nyer CANTIK kan?..dan saya terfikir saya mau jadi cahaya bulan yang boleh menerangi semua orang waktu gelap..

Dan bila ada bintang yang teman bulan-bulan tu..asyik sangat tengok bintang tu kedip-kedip..pastu skodeng-skodeng cari buruj..best kan??

Waktu pagi langit kembali cerah...dan


Matahari pula mula tersenyum menyinari hari ini...


Itulah lumrah alam..hidup manusia pun macam tu jugak kan...


Kadang-kadang cerah..kadang-kadang gelap..


Saya nak ke awan...


TAPI


Sape nak bawak saya??...cepat-cepat angkat tangan..heee sengal...



kesengalan melanda,



Saturday, October 16, 2010

kalau tak suka, pulangkan..

salam sume,


Nak share ngan korang satu cite yang best dishare dari facebook penulis : Norhazlina omar..

"KALAU TAK SUKA,PULANGKAN"

Watak-watak dalam cite nie ialah :-
seorang suami : Shahmizi
isteri : Laila
anak-anak : Aimin,Aiman dan Amirul..

Kalau tak suka,pulangkan..sangat mendalam sebenar nyer tajuk cite nie..ok hayatilah dan ambillah ikhtibar dari cite penulis nie yer..sangat menarik dan menyentuh perasaan..

___________________________________________________________________

Kereta dihentikan betul-betul di hadapan rumah. Pintu pagar automatiknya terbuka. Perlahan kereta dihalakan ke dalam garaj.

“Horey! Papa balik!” Kelihatan anak-anaknya berlari mengiringi keretanya.

“Tepi! Bahaya tau tak?” Jeritnya.

Anak-anak termanggu. Cahaya kegembiraan di wajah mereka pudar.

“Aimin bawa adik ke belakang.” Arahnya pada anak yang sulong.

Pulangnya petang itu disambut dingin oleh anak-anak. Isterinya turut terdiam bila mendengar anak-anak mengadu tentang papa mereka.

“Papa penat. Aimin bawa adik mandi dulu. Mama siapkan minum petang. Lepas minum papa mesti nak main bola dengan kita,” pujuk Laila.

Dia yang mendengar di ruang tamu hanya mendengus. Seketika kemudian terdengar hilai tawa anak-anaknya di bilik mandi. Dia bangun.

“Hah! Main air. Bil bulan ini papa kena bayar dekat seratus. Cepat! Tutup paip tu! Buka shower!” Sergahnya. Suara yang bergema mematikan tawa anak-anaknya.

“Asal saya balik rumah mesti bersepah. Kain baju berselerak. Apa awak makan tidur aje ke duduk rumah?” sambungnya kembali bila isterinya terpacul di belakang pintu.

“Anak-anak pa. Diorang yang main tu. Takpe nanti mama kemas. Papa minum ye. Mama dah siapkan kat taman.” Balas isterinya lembut.

“Fail saya kat depan tu mana?”

“Mama letak dalam bilik. Takut budak-budak alihkan.”

“Boleh tak awak jangan usik barang-barang saya? Susah tau tak? Fail tu patutnya saya bawa meeting tengahari tadi.” Rungutnya sekalipun di hati kecil mengakui kebenaran kata-kata isterinya itu.

Suasana sepi kembali. Dia menarik nafas berat. Terasa begitu jauh berbeza. Dia tercari-cari riuh suara anak-anak dan wajah isterinya. “Laila” Keluhnya Akhirnya dia terlena di sofa.

—————————————————————————-

“Saya nak ke out station minggu depan.”

“Lama?” Soal Laila.

“Dalam seminggu.”

“Cuti sekolah pun lama. Mama ikut boleh?”

“Budak-budak? “

“Ikut jugalah.”

“Dah! Takde! Takde! Susah nanti. Macam-macam diorang buat kat sana . Tengok masa kat Legacy dulu tu..”

“Masa tu Amirul kecik lagi.” Balas Laila.

Wajahnya sayu. Dia masih berusaha memujuk biarpun dia tahu suaminya tak mungkin berganjak dari keputusan yang dibuat. Tak mungkin peristiwa Amirul terpecahkan pinggan di hotel dulu berulang. Anak itu masih kecil benar sewaktu ia berlaku. Lagipun apa sangatlah harganya pinggan itu malahan pihak hotel pun tak minta ganti rugi.

” Bolehlah Pa ! Lama sangat kita tak ke mana-mana.”

“Nak jalan sangat Sabtu ni saya hantar awak balik kampung,” Muktamad!

Demikianlah seperti kata-katanya. Anak-anak dan isterinya dihantar ke kampung. Laila tak merungut apa-apa meskipun dia tahu isterinya berkecil hati. Anak-anak terlompat riang sebaik kereta berhenti di pengkarangan rumah nenek mereka. Tak sampai setengah jam dia telah bergegas semula untuk pulang. Bapa mertuanya membekalkan sebuah kitab lama.

“Cuba-cubalah baca. Kitab tu pun abah ambil dari masjid. Dari mereka bakar abah ambik bagi kamu!”

“Manalah saya ada masa..”

“Takpe..pegang dulu. Kalau tak suka pulangkan balik!” Dia tersentak dari khayalannya.

“Kalau tak suka pulangkan balik!” Kata-kata itu bergema di fikirannya. Dia rasa tersindir.

Tahukah bapa mertuanya masalah yang melanda rumahtangganya itu? Bukan..bukan tak suka malah dia tetap sayang sekalipun Laila bukan pilihannya. Dunia akhirat Laila adalah isterinya. Cuma..

“Mizi, makan!” Panggil ibunya yang datang menemaninya sejak seminggu lalu. “Jangan ikutkan hati. Yang sudah tu sudahlah.”

———————————————————————————-

“Papa! Makan!” Jerit Aiman ,anak keduanya sambil tersengih-sengih mendapatkan dirinya.

“Tak boleh panggil papa elok-elok. Ingat papa ni pekak ke?”

Aiman menggaru kepalanya yang tak gatal. Pelik! Kenapa papanya tiba-tiba saja marah. Dia berpatah semula ke dapur.

“Awak masak apa?”

“Mama masak sup tulang dengan sambal udang!” jawab Amirul memotong sebelum sempat mamanya membuka mulut.

“Takde benda lain ke awak boleh masak? Dah saya tak nak makan. Hilang selera!”

“Papa nak ke mana?” Soal isterinya perlahan.

“Keluar!”

“Mama dah masak Pa!”

“Awak saja makan!”

“Takpe Aiman boleh habiskan. Cepatlah ma!”

Laila tahu Aiman hanya memujuk. Anak keduanya itu sudah pandai mengambil hatinya. Aimin tersandar di kerusi makan. Sekadar memerhati langkah papanya keluar dari ruang makan.

“Kenapa sekarang ni papa selalu marah-marah ma?” Soal Aimin sambil menarik pinggannya yang telah berisi nasi.

“Papa banyak kerja agaknya. Dah! Makan.”

“Abang tak suka tengok papa marah-marah. .”

“Adik pun sama. Bila papa marah muka dia macam gorilla kan ?”

Kata-kata Aiman disambut tawa oleh abang-abangnya yang lain. Laila menjeling. Di hati kecilnya turut terguris.Besar sangatkah dosanya hingga menjamah nasi pun tidak. Kalau ada pun salahnya, apa?

Syamizi menjengah ke ruang dapur. Kosong.

“Laila..” serunya

“Sudahlah tu Mizi! Jangan diingat-ingat. Kerja Tuhan ni tak dapat kita tolak-tolak. Bawak-bawaklah beristighfar. Kalau terus macam ni sakit kau nanti.” Kata ibunya yang muncul tiba-tiba.

“Sunyi pulak rumah ni mak,”

“Lama-lama kau biasalah.”

Airmatanya menitis laju. “Kalau tak suka pulangkan!” Dia rasa terhukum. Hampir segenap saat kata-kata itu bergema di sekitarnya. Dia rasa terluka. Kehilangan yang amat sangat.

———————————————————————————-

“Papa beli apa untuk Aiman?” Soal Aiman sebaik dia pulang dari outstationnya.

“Beli apa pulak? Barang permainan kan bersepah dalam bilik belakang tu.”

“Tak ada lah?”

“Ingat papa ni cop duit?”

Aiman termangu. Dia berlalu mencari mamanya di dapur. Seketika kemudian rumah kembali riuh dengan telatah anak-anak lelakinya yang bertiga itu mengiringi mama mereka yang sedang menatang dulang berisi hidangan minum petang.

Wajah Laila direnungnya. Ada kelainan pada raut itu. Riaknya tenang tapi ada sesuatu yang sukar ditafsirkannya.

“Awak tak sihat ke?”

Laila tersenyum. Tangannya pantas menuang air ke cawan.

“Papa, tak lama lagi abang dapat adik lagi.” Aimin mencelah di antara perbualan kedua ibu bapanya.

Shamizi tersenyum. Jemari isterinya digenggam erat. Tiba-tiba cawan berisi kopi yang masih panas terjatuh dan pecah di lantai. Aiman tercegat.

“Tengok! Ada saja yang kamu buat. Cuba duduk baik-baik. Kalau air tu tak tumpah tak sah!” Tempiknya membuatkan anak itu tertunduk ketakutan. Baju mamanya dipegang kejap.

Lengan Aiman dipegangnya kuat hingga anak kecil itu mula menangis. Pantas saja akhbar di tangannya hinggap ke kepala anaknya itu. Laila cuba menghalang tapi dia pantas dulu menolak isterinya ke tepi. Aiman di pukul lagi. Amirul menangis. Aimin mendapatkan mamanya.

“Perangai macam beruk! Tak pernah buat orang senang!”

Laila bangun dari jatuhnya dan menarik lembut Aiman ke dalam pelukkannya. Airmata mereka bersatu. Pilu sungguh hatinya melihat kekasaran suaminya terhadap anak-anak.

“Cukuplah pa. Papa dah hukum pun dia tapi janganlah sebut yang bukan-bukan. ” Ujar Laila perlahan

“Macamana awak didik budak-budak sampai macam ni teruk perangainya? Tengok anak orang lain ada macam ni? Anak kak Long tu tak pulak macam ni. Panjat sana , kecah barang. Gila apa?” Omelnya kembali.

Shamizi meraut wajah. Bukan kepalang salahnya pada Aiman. Padanya anak itu tak pernah dapat memuaskan hatinya. Ada saja salah Aiman di matanya. Ada saja yang kurang di hatinya terhadap anak-anak dan isteri. Tak cukup dengan perbuatan malah dia begitu mudah melemparkan kata-kata yang bukan-bukan terhadap mereka.

———————————————————————————–

“Tak boleh ke kamu semua senyap? Dalam sehari ni boleh tak diam? Rimas betul duduk dalam rumah ni.”

Laila menyuruh anak-anaknya bermain di halaman belakang rumah. Memberi sedikit ruang buat suaminya menonton dengan tenang.

Malangnya tak lama kemudian kedengaran bunyi tingkap kaca pecah.

“Celaka betul!” Sumpahnya sambil menghempaskan akhbar ke meja.

“Abang!”

“Baik awak tengok anak-anak awak tu sebelum saya hambat dengan rotan! Perangai satu-satu macam tak siuman!” Getusnya kasar.

Akhirnya tingkap yang pecah kembali diganti. Cerita sumpah seranahnya petang itu hilang begitu saja. Laila berubah. Sikapnya yang pendiam menjadi semakin pendiam. Anak-anak juga sedikit menjauh. Tak ada lagi cerita Amirul di tadika. Tak ada lagi kisah Aimin yang cemerlang di dalam sukan sekolahnya. Aiman juga tak lagi mahu memanggilnya makan.

Shamizi terasa puas hati. Barangkali itu saja caranya untuk memberi sedikit pengajaran pada anak-anak.

“Pak Ngah, Eddie nak balik!” Shamizi terpana. Dia mengangguk.

“Kak Long balik dulu Mizi. Sudahlah! Kamu muda lagi. Cari pengganti.”

Alangkah mudahnya. Kalaulah dia boleh bertemu lagi yang serupa seperti Laila. Laila tak ada yang kurang Cuma dia yang tak pernah puas hati. Laila tak pernah merungut. Laila tak pernah membantah. Sepanjang usia perkahwinan mereka Laila tak pernah meminta lebih dari apa yang dia beri. Laila cuma dapat gred B walaupun dia teramat layak untuk mendapat gred yang lebih baik dari A.

“Laila”

—————————————————————————————————-

“Papa nak ke mana hensem-hensem gini?” Dia tersenyum sambil menjeling ke cermin meninjau bayang isterinya yang kian sarat. “Wangi-wangi lagi. Dating ye?”

“Saya ada makan malam di rumah bos besar. Dia buat makan-makan untuk staff.” Ujarnya masih leka membetulkan kolar kemeja batiknya.

“Ikut boleh?”

“Dia tak ajak family. Staff only!” Terangnya sedangkan difikirannya terfikir lain. Kali ni dia akan pergi ke jamuan tu dengan Helmi. Helmi akan turut menumpangkan Maria dan Harlina. Staff yang masih muda dan bujang.

“Dalam setahun papa selalu ke jamuan office tapi tak pernah pun bawak kami.”

“Leceh kalau ada budak-budak. Bukan tau duduk diam Lari sana sini, panjat itu ini. “

“Papa pesanlah..”

“Nantilah besar sikit.” Dalihnya.

“Kalau tunggu besar takut takde peluang. Nanti diorang tu dah tak nak ikut pergi mana pun.”

“Lagi senang. Saya kalau lasak-lasak ni buat hati panas je,”

Laila terdiam. “Namanya budak-budak. Anak-anak papa tu lelaki.”

“Saya pergi kejap je. Lepas tu terus balik.”

“Mama tanya sikit boleh?” Dia mengangguk

“Bos tak pelawa atau papa malu nak bawa mama dan anak-anak?”

Mereka dia tinggalkan di rumah. Di jamuan tu ramai staff yang membawa keluarga mereka bersama. Pada Shamizi dia mahukan keselesaan sedangkan hakikatnya anak-anak staff yang lain lebih lasak dan nakal. Semeja hidangan untuk anak-anak staff berderai bila ada yang bermain tarik-tarik alas kainnya.

“Never mind. Budak-budak memang macam tu. Kalau tak lasak tak cerdik,” ujar Mr. Kwai, tuan rumah.

Shamizi sedikit mengakui kebenaran kata-kata itu. Anak-anaknya pun nakal tapi amat membanggakan dalam pelajaran. Namun dia rasa serba tak kena bila bersama mereka. Bimbang ada yang menyata yang bukan-bukan tentang anak-anaknya yang lasak apatah lagi tentang isterinya Laila. Bimbang dimalukan dengan perangai anak-anaknya. Bimbang jika dikatakan Laila tidak sepadan dengan dirinya. Dia lulusan luar negara sedang Laila cuma perempuan kampung. Tak pandai bergaya seperti staff wanita yang lain. Betullah jangkaan Laila, dia malu untuk memperkenalkan isteri dan anak-anaknya pada rakan-rakan.

“Kalau tak suka pulangkan!” Kata-kata itu semakin keras di fikirannya.

Pagi itu anak-anak sekali lagi dimaki sebelum ke sekolah. Semata-mata bila Aimin dan Aiman bergelut berebutkan tempat duduk di meja makan menyebabkan air cuci tangan tumpah ke meja. Berangnya tiba-tiba menguasai diri. Kepala kedua-duanya di lagakan sedangkan perebutan itu tidak pula disusuli dengan perkelahian.

“Kamu semua ni..kalau macam ni daripada ada elok tak ada. Menyusahkan! ” Laila merenungnya dalam..

Matanya berkaca dan anak-anak ke sekolah tanpa menyalaminya seperti selalu. Laila juga tidak berkata apa-apa sebelum menghidupkan enjin untuk menghantar anak-anak ke sekolah. Shamizi dapat melihat Laila mengesat airmatanya. Dia terus menghadapi sarapannya. Sejenak dia terpandang hidangan untuk anak-anak yang tak bersentuh. Susu masih penuh di cawan. Roti telur yang menjadi kesukaan anak-anak juga tidak dijamah. Bekal di dalam bekas tidak diambil.Pelik! Selama ini Laila tak pernah lupa..

“Kalau tak suka pulangkan,”

Kali ini dia benar-benar menangis. Laila dan anak-anak terus tak pulang selepas pagi itu. Hari-harinya tak lagi diganggu dengan gelagat anak-anak. Rumah terus sunyi dan sepi. Tetap dia tak dapat tidur dengan lena. Di halaman belakang hanya ada kenangan. Kelibat anak-anaknya bergumpal dan berlari mengejar bola tak lagi kelihatan. Riuh anak-anak bila mandi di bilik air juga tidak lagi kedengaran. Dia mula dihambat rindu. Hanya ada kesunyian di mana-mana. Hanya tinggal bola yang terselit di rumpun bunga.

Selaut rindu mula menghambat pantai hatinya. Laila.

Benarlah, kita hanya tahu harganya bila kita kehilangannya.

Laila terus tak pulang sekalipun dia berjanji untuk berubah.

Laila pergi membawa anak-anaknya pagi itu bila kereta mereka dirempuh sebuah kereta lain yang dipandu laju. Laila pergi tanpa meninggalkan satu pun untuknya. Laila pergi membawa Aimin, Aiman, Amirul dan zuriat yang bakal dilahirkan dua bulan lagi..

Dia menangis semahu-mahunya bila menatap wajah lesi anak-anak dan isterinya. Dia meraung memeluk tubuh Laila yang berlumuran darah. Hakikatnya Laila adalah kitab lama itu, lapuk bagaimana pun dipandangan harganya tak terbanding, dan kerana keengganannya Laila dipulangkan…….




sedih cite nie..nangis aku baca..:p

itu la jangan dengki kat orang..

salam semua,

"suka komplain dan selalu tidak berpuas hati adalah tanda-tanda sifat dari PHD"


Sape-sape pun penah merungut kan??..pastu bising-bising pasal tak berpuas hati terhadap sesuatu perkara. Aku pun pernah apatah lagi bila assignment melambak la, itu ini tak ciap dengan macam-macam masalah lagi yang aku hadapi..memang kadang-kadang kita tak boleh nak kawal diri kita...pasal broadband lambat pun aku dah tension pastu tepon2 celcom..hehe hai cian broadband pun jadi mangsa...ishh teruk nyer aku..(T__T)..apa salah nyer kalau aku bersabar sikit kan??..

PHD maksud nyer perasaan hasad dengki...ehmm penyakit dengki nie memang la sangat-sangat terkenal lebih-lebih lagi pada perempuan..hai perempuan selalu tak berpuas hati dengan apa yang dimilikinya..bila tengok or keluar jalan-jalan ada jer kata-kata macam nie "ish lawa nyer dia...", "pakwe dia hensemm nyer tapi awek dia..hmm","baju dia cantik la.."...macam-macam lagi la..hehe cakap tu dengar macam puji tapi jauh di sudut hati ada perasaan dengki dengan kelebihan orang lain..memang diakui dengki nie bagus jugak tapi kenalah bertempat dan bersikap positif kan?...macam dalam pelajaran ke..dengki pada kawan2 yang terer dan pastu perasaan tu jadi sumber inspirasi kite untuk lebih berjaya..tu bagus tu..

Aku juga tak terkecuali dari sifat-sifat di atas..kadang-kadang tanpa disedari aku dah melakukan nyer..teruk nyer aku!!..kadang-kadang aku da lukakan hati kawan-kawanku tanpa aku sedari...kadang-kadang aku termarah tanpa aku sedari..kadang-kadang aku bersikap pentingkan diri tanpa aku sedari..kadang-kadang aku tak dapat kawal emosi aku dan berperangai agak gila tanpa aku sedari...dan...semua yang aku lakukan tu telah mengguris dan lukakan hati kawan-kawan aku..terukk nyer aku!!!...maafkan aku kawan-kawan..sebenar nyer aku sayang kawan-kawan aku sangat..

Dan untuk elak sume perasaan kat atas tu berlaku belajarlah untuk BERSYUKUR dengan apa yang ada..


Alhamdulillah..


(T_____T)






Thursday, October 14, 2010

sebuah kisah antara lelaki dan perempuan

salam sahabat,

Hehe entry di curi dari blog adikku..klik sini

Kisah di antara lelaki dan wanita yang selalu terjadi dalam hidup semua manusia termasuklah aku sendiri..

..selamat membaca...


WANITA : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?

LELAKI : Kamu!!!

WANITA : Menurut kamu, saya ini siapa?

LELAKI : (Berfikir sejenak, lalu menatap WANITA dengan pasti)kamu, tulang rusukku!

Kerana Allah melihat bahawa Adam kesepian. Saat Adam sedang lena tidur,
Allah mengambil rusuk Adam dan menciptakan Hawa.

Semua LELAKI mencari tulang rusuknya yang hilang
dan saat menemukan wanita untuknya,
tidak lagi merasakan sakit di hatinya...

Setelah berkahwin, pasangan itu mengalami masa
yang indah dan manis untuk sementara.

Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing
dan kelelahan hidup yang ada. Hidup mereka menjadi membosankan.
Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai
menyisihkan impian dan cinta satu sama lain.
Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu
mulai menjadi semakin panas.

Pada suatu hari pada akhir sebuah pertengkaran WANITA lari keluar rumah.
Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak "Kamu tidak cintakan saya lagi!!!".

LELAKI sangat membenci ketidakdewasaan WANITA
dan secara spontan juga berteriak "Saya menyesali perkahwinan ini!
Kamu ternyata bukan tulang rusukku!!!"




Tiba-tiba WANITA terdiam, dan berdiri kaku untuk beberapa saat.
LELAKI menyesali akan apa yang sudah dia lafazkan,
tetapi seperti air yang telah tertumpah
tidak mungkin untuk diceduk kembali.

Dengan berlinang air mata,
WANITA kembali ke rumah dan mengambil barang-barangnya,
bertekad untuk berpisah. "Kalau saya bukan tulang rusukmu, biarkan saya pergi.
Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing-masing".

Lima tahun berlalu...
LELAKI masih belum lagi berkahwin,
tetapi berusaha mencari khabar akan kehidupan WANITA.
WANITA pernah ke luar negeri tetapi sudah kembali.
Dia pernah berkahwin dengan seorang asing dan bercerai.
LELAKI agak kecewa bila mengetahui WANITA tidak menunggu, sepertinya.

Dan di tengah malam yang sunyi, dia meminum kopinya
dan merasakan sakit dihatinya.
Tetapi LELAKI tidak sanggup mengakui bahawa dia merindukan WANITA.
Suatu hari, mereka akhirnya bertemu kembali.
Di airport, tempat di mana banyak terjadi pertemuan dan perpisahan,
mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas.

LELAKI : Apa khabar?

WANITA : Baik... kamu sudah menemui tulang rusukmu yang hilang?

LELAKI : Belum.

WANITA : Saya akan terbang ke New York dengan penerbangan berikut.

Saya akan kembali 2 minggu lagi.

Telefon saya kalau kamu berkesempatan.
Kamu tahu nombor telefon saya kan? Tidak ada yang berubah.

WANITA tersenyum manis, berlalu di hujung lafaz "Selamat tinggal...
"Satu minggu kemudian,....
LELAKI menerima khabar WANITA
adalah salah seorang korban nahas kapal terbang.

Malam itu, sekali lagi,
LELAKI meneguk kopinya dan kembali merasakan sakit di hatinya.
Akhirnya dia sedar bahawa sakit itu...
adalah kerana WANITA,
tulang rusuknya sendiri yang telah dengan bodohnya dia patahkan...





perjalanan..

salam sahabat,


" mula-mula merangkak....pastu berjalan...dan sekarang da boleh berlari "


Sejak aku selamat dilahirkan pada 18 Februari 1990 pada pukul 6.18 pagi aku mula kenal akan DUNIA..
Ya Allah cantiknya dunia..waktu kecik-kecik aku hanya kenal mak,abah dan akak-akakku dalam hidup aku..bila orang asing ambik dan pegang aku..mula la aku tak keruan..menangis sana sini..takut agak nyer..hehe ntah la..tapi mak penah kata aku nie jenis senang nak jaga..makan jer apa yang mak suap..pastu tido..bangun tido kelip-kelip mata jer..patut la satu malam aku tido dalam kelambu..kelambu tu ada terangkat sikit penuh nyamuk masuk gigit2 aku yang tembam nie..adehh tapi aku senyap jer..tido nyenyak..pagi tu mak angkat kelambu penuh nyamuk..mak da macam nak nangis tengok aku..tapi..aku tido jer...haihhh budak nie...hehe bukan mak..sebenar nyer ana nak derma darah malam tu pada nyamuk2 lapar tu..keh3..


Bila da dekat 6 bulan aku da mula pandai nak merangkak-rangkak..angkat-angkat jer kepala..adui punyer la susah nak merangkak..xpe cuba punyer cuba dapat la angkat badan sendiri...hehe time tu memang la bes..leh merayap mana yang aku nak...pegi belakang langsir..pegi sibuk kat dapur time mak masak-masak..jumpa menda-menda pelik aku mula la nak masukkan dalam mulut..ish taik cicak pun aku gentel2..nasib la tak makan..yer ke..ntah2 selamat da sebelum mak nampak..haha....macam-macam la aku nie...tak pe aku suke explore..cehh baru la adventure hidup nie..hee kan?


Setaun dah aku..aku mula la nak berjalan..."tak tih".."tak tih"...kata abah...hehe dengan usaha..dan terjatuh bangun..jatuh bangun...aku pun mula la nak berjalan...wah bila dah berjalan lagi la mengada aku..ish kesana kemari ilang sana sini..menyusahkan mak aku mencari aku sana sini..hehe time nie da pandai cakap tau..tapi pelat arr...biasa arr tu...hehe nampak jer da pandai jalan sana sini..tapi bila lapar duk cari mak jugak..bukan nak ape tapi nak "nenen"..hehe pe lagi..ish kuat sangat menyusu..sampai dah ada adik sibuk nak lagi..tapi botol nyer la..tak cukup lak t tuk adik aku...hehe nasib baek tak jongang sebab suka hisap susu..


sekarang


Da besar pun..tima kasih mak abah kerana dah jaga ana dari ana mula bukak mata sampai la ana dah pandai jaga dan uruskan diri sendiri pun...



Perjalanan sekarang...
Ya, aku masih belajar..umpama aku baru hendak merangkak..

Bila da dapat Diploma nanti aku akan mula berjalan atas kaki sendiri..

Bekerja adalah masa tuk aku majukan diri sendiri dan berjasa pada keluarga..ya, masa tu aku akan mula berlari...


Dan, kalau umur aku masih panjang...aku akan temui dengan orang yang akan mula jaga aku selama nyer hingga akhir hayat..masa tu aku melompat ler..sebab suke3!!..haha gatai!


Bila da tua nanti..aku akan mula berjalan...merangkak...dan akhirnya hanya duduk berehat...dan ada yang setia menjagaku..


Sebab aku setia menjaga abah dan mak sentiasa selagi aku mampu..


Aku penah tengok dalam drama kalau kite derhaka pada kedua ibu bapa..nanti tak mungkin juga anak-anak kita akan derhaka kepada kita jugak kan..


Jadi, aku tak mahu derhaka kepada abah dan mak yang telah melahirkan dan menjaga aku selama ini..sesungguhnya jasa mak ngan abah tak dapat aku balas..hanya aku dapat adalah sentiasa buat mak ngan abah tersenyum..


Doaku agar keluargaku sentiasa bahagia, terhindar dari segala malapetaka..semoga mak dan abah redha dengan kehidupanku,semoga aku jadi yang solehah, dikurniakan suami yang soleh..anak-anak yang soleh dan solehah..amin..








perjalanan..